Hatiku t'lah merasakan kesedihan
Yang tak sengaja
Telah kau ukir perlahan
Di hati ini. . .
Teringat manis katamu
Yang terlanjur ku simpan di hati ini
Tak kusadari kini kau pergi
Meninggalkan anganku
Bersama seorang lain lagi
Dan kepingan kaca ini
Melukiskan hatiku yang lara
Dan kini kau sudah cukup bangga
Tlah membuatku lara
Anginpun menertawakan laraku ini
Dan ku tak ingin melihatmu...
Sekalipun angin telah membawakanku
Semerbak baumu kepadaku
Yenny
GIRAS AKADEMIK
Sabtu, 04 Februari 2012
Menempuhmu
Aku akan tetap menjadi
Apa yang aku mau
Membentangkan sayap
Melintasi awan ,..
Bergurau kepada matahari dan laut
Mengurai makna kehidupan
Angin dan badai adalah badai
Di jalan yang bisa buat sayapku berkilau
Untuk menempuh perjalanan
Maha jauh ke pusat semesta
Luka dan bisa , aku mampu mengobati
Tetapi menempuh hakikat cinta ,..
Tak akan patah
Cahaya maha cahaya
Yang bisa meneguhkan segalanya
Nur Jamilah
Apa yang aku mau
Membentangkan sayap
Melintasi awan ,..
Bergurau kepada matahari dan laut
Mengurai makna kehidupan
Angin dan badai adalah badai
Di jalan yang bisa buat sayapku berkilau
Untuk menempuh perjalanan
Maha jauh ke pusat semesta
Luka dan bisa , aku mampu mengobati
Tetapi menempuh hakikat cinta ,..
Tak akan patah
Cahaya maha cahaya
Yang bisa meneguhkan segalanya
Nur Jamilah
Menuntut Ilmu
Saat matahari muncul aku bersip untuk pergi
Pergi yang berarti bagiku
Tak hanya uang saku
Tapi untuk menuntut ilmu
Meskipun
matahari menghalangi
aku tak pernah pedul
aku tetap menghayung sepeda ku tanpa henti
aku korbankan waktu untuk mencari ilmu
Sembilan tahun aku duduk dibdngkuku
Dibangku yang memberiku ilmu
Tapi aku tak pernah jenuh akan semua itu
Karena itu sangat berarti bagi ku
Maka
dari itu kawan
Sekolah
lah selagi bias
Jangan
kamu sia-siakan
Tetaplah
semangat sekolah agar tercapai cita-citanya
Ana Aji
Bermain dengan Perasaan
Ketika semua telah terucap
Dia hanya bisa pergi
Dengan 1 janji yg Que hempaskan
Kepada jiwa-jiwa yg telah ku permainkan
Entah bagaimana aku harus ucapankan
di saat 1 janji itu telah datang menghampiriku?
mungkin hanya kebodohan yg aku
ingat pada ucapan yg telah aku hempaskan?
suatu hari aku akan teringat
pada angin ?
kalau semua tindakan akan kembali pada dirinya sendiri
Nur Hafifah
Dia hanya bisa pergi
Dengan 1 janji yg Que hempaskan
Kepada jiwa-jiwa yg telah ku permainkan
Entah bagaimana aku harus ucapankan
di saat 1 janji itu telah datang menghampiriku?
mungkin hanya kebodohan yg aku
ingat pada ucapan yg telah aku hempaskan?
suatu hari aku akan teringat
pada angin ?
kalau semua tindakan akan kembali pada dirinya sendiri
Nur Hafifah
Selasa, 31 Januari 2012
Kasih tak Sampai
Dikala malam ku sendiri
Berteman bulan bintang cahayanya suram
Hati tersiksa jiwa ku merana
Mengharap kasihnya orang
Apakan daya ku insan biasa
Pedih jiwa ku rasa bila dihina
Hanya linangan oh airmata
Menjadi teman kala duka
Kasih yang aku semai
Racun bisa balasannya
Apakah ini suratannya diriku
Terima kasihku ucapkan padamu
Oh kekasihku
Istana yang ku bina
Runtuhnya sekelip mata
Hancurnya satu cinta yang setia
Terima kasih ku ucapkan padamu
Kerana balasan cintamu padaku
Oh kekasihku
Berlalu sudah cinta yang terlara
Hanya jadi kenangan dalam ingatan
Ungkapan bisa masih ku terasa
Akulah insan yang terhina
Berteman bulan bintang cahayanya suram
Hati tersiksa jiwa ku merana
Mengharap kasihnya orang
Apakan daya ku insan biasa
Pedih jiwa ku rasa bila dihina
Hanya linangan oh airmata
Menjadi teman kala duka
Kasih yang aku semai
Racun bisa balasannya
Apakah ini suratannya diriku
Terima kasihku ucapkan padamu
Oh kekasihku
Istana yang ku bina
Runtuhnya sekelip mata
Hancurnya satu cinta yang setia
Terima kasih ku ucapkan padamu
Kerana balasan cintamu padaku
Oh kekasihku
Berlalu sudah cinta yang terlara
Hanya jadi kenangan dalam ingatan
Ungkapan bisa masih ku terasa
Akulah insan yang terhina
Sri Utari
Umpama Mimpi dalam Mimpi
Kenangan
bersamamu kasih
Seumpama
mimpi didalam mimpi
Serasa
engkau disisi menemaniku
sepanjang hari
Apabila
kupejamkan mata , akan terasa
hangatnya asmara
Bagaikan
sekian lama telah terpendam
cinta kita
Luka
yang tak terasa
mengalirkan darah yang tak
berwarna
Bagaikan
jeritan tanpa suara
Tangisan
dalam ketawa
Bersedu-seda menjadi
syair cinta
Terasa
inginku sentuh bayanganmu
Walau
hanya sekejap
Agar
rasa rindu ini terobati
Puing
semangat kasih dan sayang
ini sama seperti kita baru
mengenal cinta
Kenangan
bersamamu kasih
Membakar
tubuh dan pikianku ini
Terasa
diriku ini UMPAMA
MIMPI DALAM MIMPI
Vita Sugiarti
dan bila
Disetiap aku tertunduk sapu malu nyata
Pada hembusan angin berdebu nyawa
Di atas pohon itu selalu ada
Sebuah dusta dan kekeliruan dunia
Seringkali aku merasa senyap menerpa
Dibagian pilu hangat air mata,inilah aku,aku dan dia...
tak ingin aku meratapi nyata dalam bayang rata
penuh roman cinta kisah kasih kita
Dan bila...denyut nadi masih tercipta
Ingin kuulangi semua tak pernah kutoleh yang ada
Dunia ini begitu fana penuh dengan drama
Satu tersirat dalam jendela hati tak pernah berbelok asa
ku disini inginkan kebahagiaan!
kerinduan akan canda & tawamu melandaku
aku hanya tenang bila bersamamu walau lewat mimipisatu tetap ibarat langit dan bumi kisah kita...
Mai
Langganan:
Postingan (Atom)




