Selasa, 31 Januari 2012

Kasih tak Sampai

Dikala malam ku sendiri
Berteman bulan bintang cahayanya suram
Hati tersiksa jiwa ku merana
Mengharap kasihnya orang

Apakan daya ku insan biasa
Pedih jiwa ku rasa bila dihina
Hanya linangan oh airmata
Menjadi teman kala duka

Kasih yang aku semai
Racun bisa balasannya
Apakah ini suratannya diriku
Terima kasihku ucapkan padamu
Oh kekasihku

Istana yang ku bina
Runtuhnya sekelip mata
Hancurnya satu cinta yang setia
Terima kasih ku ucapkan padamu
Kerana balasan cintamu padaku
Oh kekasihku

Berlalu sudah cinta yang terlara
Hanya jadi kenangan dalam ingatan
Ungkapan bisa masih ku terasa
Akulah insan yang terhina


Sri Utari

Umpama Mimpi dalam Mimpi


Kenangan  bersamamu  kasih
Seumpama  mimpi  didalam  mimpi
Serasa  engkau  disisi  menemaniku  sepanjang  hari
Apabila  kupejamkan  mata , akan  terasa  hangatnya  asmara
Bagaikan  sekian  lama telah  terpendam  cinta  kita
Luka  yang  tak  terasa  mengalirkan  darah  yang tak  berwarna 
Bagaikan  jeritan  tanpa  suara
Tangisan  dalam  ketawa
Bersedu-seda  menjadi  syair  cinta
Terasa  inginku sentuh  bayanganmu
Walau  hanya  sekejap
Agar  rasa  rindu  ini terobati
 Puing  semangat  kasih  dan sayang  ini sama  seperti  kita baru  mengenal cinta
Kenangan  bersamamu   kasih
Membakar  tubuh  dan   pikianku ini
Terasa  diriku  ini  UMPAMA  MIMPI  DALAM  MIMPI

Vita Sugiarti

dan bila



Disetiap aku tertunduk sapu malu nyata
Pada hembusan angin berdebu nyawa
Di atas pohon itu selalu ada
Sebuah dusta dan kekeliruan dunia

Seringkali aku merasa senyap menerpa
Dibagian pilu hangat air mata,inilah aku,aku dan dia...
tak ingin aku meratapi nyata dalam bayang rata
penuh roman cinta kisah kasih kita

Dan bila...denyut nadi masih tercipta
Ingin kuulangi semua tak pernah kutoleh yang ada
Dunia ini begitu fana penuh dengan drama
Satu tersirat dalam jendela hati tak pernah berbelok asa

ku disini inginkan kebahagiaan!
kerinduan akan canda & tawamu melandaku
aku hanya tenang bila bersamamu walau lewat mimipi
satu tetap  ibarat langit dan bumi kisah kita...


Mai

Puisi Untuk Sahabat

Berbuih kasih dalam panas mngadu
Bertebaran layaknya teman
Menguak rasa hati sedalam lautan
Lirikan mata yang terpadu
 
Ohh… tuhan…
Getaranku sudah beda
Tak layak seakan tema
Dia tak mengerti yang ku rasa
 
Mnyambut bunga bagai indah jagat raya
Terpukau tapi terlarang
Menyiksa karna tak kan teromong
Menanam jua dewasa
 
Bagai kucing takut lautan
Pengecut dalam bimbang
Terhalang
Takut hilang persahabatan

 
Novi Rahmawati

Surat Untuk Kekasihku



merpati dalam renungan
kau datang dan pergi
tanpa basa-basi
berteriak, sampai hakiki
                   merpati dalam renungan
                   bergelembungan ayat-ayat jiwa
                   merangkul hujan yang tidak pernah berhenti
                   dengan hati yang tak lagi bernyawa
merpati dalam renungan
meninggalkan berjuta-juta impian
menggelamkan semua kasih sayang
merangkak malu dalam hinaan
dengan garau yang kini telah hilang

Dewi Wulan Konik

Kengerian mendalam

rasa henya yang dingin 
menembus kedalam buih buih raga ini
segelibas dentuman dalam raga ini berontak
yang tak bisa kuasai

takjub kengerian saat kupandang kiasan itu
hingga akhirnya aku sadar 
bahwa rasa ini nyata adanya
aku, kalian, mereka  all reel

Sugi Ucida

Bintang dan rembulan




Mentari sudah lama pergi
kabut pun mulai turun
membuat malam menjadi kelam
tanpa sinar dan benderang
    
              satu per satu bintang bermunculan
 ramai bernyanyi menghiasi malam
menunggu datang nya rembulan
yang telah lama pergi menghilang

sangrembulan kian bercahaya
menemani bintang benderang
menghiasi malam dan gersang
biru kelam tanpa awan
 
Cristin Ad.

Sang Bocah

saat 2 bola itu menatap masalah
yang telah terjadi kepadannya
sampai sekarang masih menghantui
malam itu?
berpikir masa itu tak kan kembali
berpikir semuanya telah berlalu
berpikir sejenak berhenti berpikir
tapi, itu hanya untuk dipikirkan atau tidak dipikirkan?
dan dikala malam tiba semuanya
telah pergi?
disini sang bocah berdiri hanya bisa
meratapi yg menghantui dikala pagi jm 9.30
masih terbayang kejadian dan kenangan itu?
ingin kembali di kejadian itu 
tapi kaki ini sudah tidak bisa berjalan lagi.
dan disini sang bocah hanya bisa meratapi tanpa dibayar?

Fuad (Bidadari ingkar janji)

Rabu, 25 Januari 2012

Samudra Hatimu

Berlayar aku disamudra hatimu
Berperahukan baduk
Kasih yang abadi
Bernahkodakan sang waktu
Bertamankan buih ombak yang setia

                        Gelombang ombak samudra hatimu
                        putaran kemudi hatiku
                        Layar tlah dibentangkan
                        Mengapa angin datang
                        Tuk menuntun
    

        Samudra hatimu
        Kadang hanya tarian riank
         Ombak yang tramat elok
         Tapi kadang menjadi badai yang datang
         Menghempas,melepuh lukaku
          Kuraih kemudi
          Walau hanya kapalan rapuh yang ada


                                    Aku enggan bralih kelain samudra
                                    Walau samudra lain coba menyapa aku
                                    Walau sribu hati menggoda aku
                                    Karena aku setia dikedalaman
                                    Samudra hatimu

Tatik

Hingga Ujung Waktu

Senja dipelataran sore itu
Mengundang sebercak kisah sendu
Tebarkan angan dengan syahdu
Mengiringi alunan irama merdu
                                                Teringat cerita dan kenangan hampa
                                                Yang selalu terkenang dalam jiwa
                                                Cerita pahit yang tak pernah q sangka
                                                Mengubur kenangan indah bersamanya
Tak pernah sedikitpun bayang-bayang hampa itu
Tiba-tiba terpikirkan hingga hati ini tertegun
Sampai jiwa ini melamun
Seperti dicabik oleh sang penyamun
                                                Kejadian tempo lalu membuat hati
                                                Hancur dan membeku
                                                Namun walau tangis ku menggebu
                                                Hatiku tak dapat di tipu
Dan impianku hanya satu
Ku ingin kau selalu ada disisiku
Hingga ujung waktu
Sampai ajal datang menjemputku
Ratna S. Adiyawan

Persahabatan Seindah Kilauan Permata dan Berlian

Untaian kata tak mampu melukis
Dan mengukap semua rasa
Semua terjaling begitu jasa
Apa adanya dan tanpa dipaksa


            Antara kita ada persaudaraan,keindahan dan cinta
             Kita ikralkan dalam sebuah ikatan
             Mesra tali persahabatan
             Waktu tak mampu menjawab apa yang telah dan kita lakukan


                                   Waktu semalam juga tak habiz untuk menceritakan semua cerita kita
                                   Tulus dan bermakna bagi sirna mentari yang menghangatkan jiwa
                                   Segala galau resa luka lara kita rasakan bersama

Persahabatan kita seindah kilauan
permata dan berlian yang bersinar
Tak akan lebur dan berakhir
Dimakan masa dan akan selalu terkenag selamanya
 Hera Novita Sari

Persahabatan


TeMaN aDaLah kaKi,..
TeMaN aDaLah taNgan,
TeMaN aDaLah maTa,..
jiKa taNgan saKit kaKi puN saKiT


taPi sahabat aDaLah haTi daN oTak,.
maKa jaGaLah haTi daN piKiraN


haTi iTu raJa,
seDaNgkan aNggoTa tuBuh mEruPaKaN pasukanNya
jiKa raJaNya baik, mKa baiK puLa pasukaNnya
taPi jiKa raJaNya jaHaT, mKa jaHaT puLa paZukaNnya.


persahabatan adaLah saTu jaNji daLam haTi,.
tak bisa di tuLis daN taG bisa di baCa
taPi,...tak aKan teRpisah kareNa jaRak,..
tak akaN bEruBaH kareNa masa,..
tak akaN sirNa kareN aMaraH,..


sEdeTik di maTa
seLamaNya di haTi
Ulis Sa'adah

Kesendirianku


Dalam kesendirian aku bercengkrama pada hatiku
Mengapa ada hari lalu,kini dan hari kemudian
Hati dan fikiranku bersatu padu
Mencoba memberi jawaban
Entah ini salah atau benar
                   Hari ini biarlah berlalu
                   Bersama mesin waktu
                   Hari ini akan kulakukan yang terbaik di setiap detik
                   Hari ini akan ku rancang dalam doa dan rencana
Biar tuhan yang mengobati luka hari lalu
Biar tuhan yang memudahkan kebaikan hari ini
Biar hanya tuhan yang menjawab rencana indah ku esok
Dengan kabar yang menggembirakan
Yuli Andriani, XII APK