Jikalahgalau menyita waktu dan menerpa hidupku
Sekepingrindu yang tak mungkin menyatu
Seikatcinta yang semu
Dansemanis madu kata-kata cintamu
Detikdemi detik tlah berlalu
Deritasemakin menyita jiwaku
Saatkau putuskan tali cintamu
Dankau pilih untuk terbang bersama cinta lalumu
Di bilikderita ini aku terdiam
Menggantungasa yang lama terpendam
Secercahhati yang tlah padam nan terbenam
Sebabcintamu yang kuat melawan batu karang
Akumasih sendiri ditemani kesunyian
Hati,jiwadan angan-angan masih terbayang
Akansemua kata-katamu yang membuatku
Melayang,terbang,sejauhmungkin
Jauhmeninggalkan sejuta kesedihan yang menghujam
Kautak mungkin terganti,dan tak akan ada
yang mampu menggantikan dirimu dalam jiwaku,
Karenahatiku tlah ada di dalam hatimu
Untukselamanya . . . .
Rosalina Eka Putri, XII AK, 21 Pebruari 1995
