Jumat, 20 Januari 2012

Samar


Terketuk jendela jiwa membuai
Melepas angan kepalsuan
Yang sekian lama membungkam kesaksian

Di balik kertas putih, bersih
Berkilau... Tertulis sesuatu
Ternyata samar

“C” “ I”  “N”  “T “ A”  dan tetap samar
Tersenyum tapi samar
Membelalak di kerumunan badai terhempas ombak
Masih banyak kah sosok seperti dirimu
Bagai seafood yang telah lama tak terbeli bertahun- tahun, berabad- abad

Mungkin ku perlu penghapus
Tuk melupakan sosok samar itu
Mungkin ku perlu beribu-ribu tiupan angin
Tuk menghempas sesuatu hitam panjang dan kecil…

Kini sosok samar terkuak di balik realita
Pilu, sesal dan hhhuuuussstttttt…. Bercampur dalam kalbu.
Hhhhhhhh….. 

Fitri Sekar Wulan, XIIAK, 30 Maret 1993