Berperahukan baduk
Kasih yang abadi
Bernahkodakan sang waktu
Bertamankan buih ombak yang setia
Gelombang ombak samudra hatimu
putaran kemudi hatiku
Layar tlah dibentangkan
Mengapa angin datang
Tuk menuntun
Samudra hatimu
Kadang hanya tarian riank
Ombak yang tramat elok
Tapi kadang menjadi badai yang datang
Menghempas,melepuh lukaku
Kuraih kemudi
Walau hanya kapalan rapuh yang ada
Aku enggan bralih kelain samudra
Walau samudra lain coba menyapa aku
Walau sribu hati menggoda aku
Karena aku setia dikedalaman
Samudra hatimu
Tatik
