Rasa takut takut dan
takut yang begitu besar mencengkram pada diriku
Sehingga tubuh ini lemah
dan tak berdaya
Bagai mayat hidup yang
berkeliaran
Namun hati kecilku berkata
Teruskan langkah itu
Lanjutkan langkah itu
Jangan sampai menghentikan hentakan kaki sebelum sampai
di tempat tujuan
Dan mulailah ingin ku
langkahkan kaki lebih jauh
Di tempat yang akan
membawa ke tubuh ini ke pintu impian
Pintu yang penuh
pancaran keinginan dan meraih cita cita
Akankah di tempat itu
cita cita ku tercapai
Dan akankah di tempat
itu pula semua keinginanku tercapai
TIDAK.............!!!!!!!!!!!
Musnahlah sudah
Semua itu sudah di
renggut oleh kekejaman harta yang membutakan hati seseorang
Tetapi
Kaki ini tak pernah mau
menghentikan langkahnya
Sebelum mendapat
pancaran sinar pintu impian yang sebenarnya
Karna di depan sana
sudah ada pintu impian lain yang menanti dan menerangi langkah ini
Barulah kehangatan
butiran butiran impian mulai ku rasakan
Bibir kecil pun mulai
melebarkan senyuman hanya untuk ucapan syukur pada sang Ilahi
Siti Nuraeni-XII AK
