Dalam
kesendirian aku bercengkrama pada hatiku
Mengapa
ada hari lalu,kini dan hari kemudian
Hati
dan fikiranku bersatu padu
Mencoba
memberi jawaban
Entah
ini salah atau benar
Hari ini biarlah berlalu
Bersama mesin waktu
Hari ini akan kulakukan yang
terbaik di setiap detik
Hari ini akan ku rancang
dalam doa dan rencana
Biar
tuhan yang mengobati luka hari lalu
Biar
tuhan yang memudahkan kebaikan hari ini
Biar
hanya tuhan yang menjawab rencana indah ku esok
Dengan kabar yang menggembirakan
Yuli Andriani, XII APK
